Palembang, kami datang

Seminar Nasional Epigrafi (Senafi) III Tahun 2025 yang mengusung tema “Kedatuan Sriwijaya Awal: Kajian Epigrafi atas Ruang dan Kekuasaan di Pesisir Timur Sumatera” digelar di Kampus FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) KM 5 Palembang, Senin (9/12/2025). Gelaran seminar ini adalah acara tahunan dari Perkumpulan Ahli Epigrafi Indonesia. Tahun 2025 PAEI mendapatkan dukungan kegiatan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumatera Selatan. Acara dibuka oleh Kepala BPK Wilayah VI Sumsel, Kristanto Januardi. Dalam sambutan pembukaannya beliau menyampaikan walaupun kajian dan penelitian tentang Kedatuan Sriwijaya telah sejak lama dilakukan, namun masih dibutuhkan pendalaman kembali dari hasil penelitian terkini.

Seminar dilaksanakan selama dua hari, hari pertama tanggal 8 Desember 2025 dengan empat narasumber utama yaitu Dr. Wahyu Rizky Andhifani, M.M., Dr. Hudaidah, M.Pd, Dr. Ery Sudewo, M.A., dan Dr. Eko Yulianto. Keempat narasumber ini membahas sejumlah prasasti dari masa Sriwijaya, baik kajian isi dan kajian linguistik hingga pelabuhan-pelabuhan sepanjang sungai pada masa Sriwijaya.

Seminar hari kedua, tanggal 9 Desember 2025 menghadirkan enam pemakalah terpilih dari sejumlah naskah yang membahas Sriwijaya di Senafi ini. Keenam pemakalah tersebut Adalah Andhika Tubagus Dinata dan Dido Zulkarnain, Asyhadi Mufsi Sadzali, M.A., Prof. Dr. Endang Rochmiatun, M. Hum, Dr. Sultan Kurnia AB, M. A, Dr. So Tju Shinta LEE, dan Devina Ocsanda, S.Ark. Keenam pemakalah ini membahas sejumlah kajian terbaru dari prasasti-prasasti Sriwijaya, ilmu bantu dalam upaya penelitian epigrafi di Indonesia dan kajian terbaru prasasti-prasasti di Nusantara.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top